Waktu itu hari sudah pukul 11.00 wib,sementara aku harus masuk mata kuliah menulis pada jam 10.40 wib dengan bpk.Wahyudi El Panggabean,aku telat pada hari itu karna aku memang orang yang kurang disiplin,mungkin karena jiwa kekanak-kanakan dalam diriku masih belum hilang,sehingga aku sangat mudah sekali terlambat disetiap mata kuliah.Ketika itu beliau sedang asik menerangkan pelajaranya,dengan mengucapkan kata salam yang kecil aku masuk ke ruangan,sebenarnya aku sangat takut dimarahi beliau karna aku telah terlambat sekitar setengah jam,namun kenyataanya ketika aku masuk aku malah diberikan sambutan yang sangat ramah dan menanyakan namaku,aku sentak menjawab karena masih takut dengan beliau,namun setelah aku dibawa bergurau dengan logat sumatra utaranya tersebut,aku merasa lega dan mencoba memperhatikan apa yang beliau terangkan.Kurang lebih satu jam beliau menerangkan materinya,kemudian kami diberi tugas tentang menulis pengalaman selama liburan semester.Sangat kebetulan sekali,ketika itu aku punya pengalaman yang berharga pada saat liburan semester dan tampa pikir panjang aku lansung menulisnya,aku menulis hanya dengan kata-kata sederhana,namun yang tak bisa aku lupakan sampai sekarang adalah,ketika semua mahasiswa selesai menulis dan memberikan kepada beliau,aku masih saja menulis,mungkin karena ambisiku yang sangat kuat ingin menuliskan pengalamanku ini hingga begitu banyak yang ingin aku tuliskan,namun melihat semua teman-teman telah selesai aku pun bergegas menyalesaikanya.Aku selesai paling akhir dan kemudian memberikanya kepada bpk.Wahyudi El Panggabean.Namun ketika aku menoleh ke arah pintu keluar,beliau memanggilku dan mengatakan"apakah cerita kamu ini ada fotonya nak?"aku menjawab "ada,kenapa pak?".Memang tidak aku sangka ternyata beliau menyukai ceritaku ini dan berniat memasukanya ke salah satu forum online miliknya (forumkerakyatan.com),mendengar itu tentu aku sangat kaget dan rasa tidak percaya,dari sekian banyak mahasiswa di kelas,hanya karyaku yang dimasukan ke forum online beliau dengan syarat aku harus mengirim foto-foto pengalamanku tersebut.Minggu kemudian aku diberikan hadiah sebuah buku yang penulisnya beliau sendiri dan menceritakan tentang perasaanku setelah mendapat penghargaan dari beliau ke depan kelas.Disitulah awal perkenalanku dengan bpk.Wahyudi El Panggabean (menulis) dan pertemuan berikutnya aku semakin lebih menghargai beliau dengan tidak terlambat dan selalu memperhatikan materi yang dia sampaikan.
Di pertemuan berikutnya bpk.Wahyudi El Panggabean menyampaikan materi tentang menulis reportase,terlihat semua mahasiswa hadir di kelas,beliau menyampaikan materi dengan penuh kasih sayang dan sesekali menyapa dengan gurauan jika beliau melihat mahasiswa yang tidak memperhatikan,sehingga terjalin suatu keakraban antara beliau dan mahasiswa.Disetiap penyampaian materinya beliau sama sekali tidak pernah duduk,dan yang lebih mengherankan lagi beliau tidak pernah kelihatan letih karena telah menyampaikan materi dengan cara berdiri dan berjalan.Tentu saja hal ini menjadi nilai positif bagi kami,kerena kami akan lebih jelas mendengarkan suara beliau dan kamipun bisa mencontoh cara beliau mengajar jika kami telah menjadi guru nanti.setelah materi selesai disampaikan,beliau memberikan kami tugas untuk mewawancara berbagai kalangan profesi,dan membentuk kelompok sekitar 5 orang satu kelompok,ketika itu kelompoku mendapat tugas mewawancara pengamen.Aku sangat terpacu saat itu,tentu saja untuk mendapatkan nilai yang lebih baik dari kelompok-kelompok lain.Jujur Aku adalah tipe orang yang sangat malas dalam mengerjakan tugas seperti itu apa lagi mewawancara pengamen dan mengmbil foto denganya sebagai bukti.namun ketika itu rasa malasku ini tiba-tiba berubah menjadi keinginan yang sangat tinggi,sehingga aku berusaha mewawancara pengamen tersebut dan meinjam kamera kesana-kemari demi nilai yang baik.Setelah aku menyelesaikan tugas begitupun teman satu kelompok ku,aku segera mengumpulkanya.Aku bangga karena aku telah berhasil menyelesaikan tugas ini,berarti ada suatu perubahn dalam hidupku,namun semua ini berkat motivasi yang selalu disampaikan bpk.Wahyudi El Panggabean.
beliau telah merubah kebiasaan malasku menjadi pribadi yang bertangung jawab dengan apa yang telah disepakati,tentu saja ini adalah sebuah modal bagi ku untuk menjadi guru nanti.
Di akhir pertemuan kuliah kami,kami kembali mendapat tugas membuat blog,dan menulis di blog tersebut,bpk.Wahyudi El Panggabean memberikan saran mulailah belajar menulis di blog tersebut,dan ungkapkanlah dengan panggilan hati dan jujur,ketika itu ambisiku kembali terpancing,aku berusaha membuat sebuah cerpen yang sederhana,aku menulis diwarnet karena aku tidak memiliki laptop ataupun komputer,namun karena keinginanku ini walaupun aku menyewa warnet tapi aku harus tetap bisa bekarya,pada saat itu aku mulai menulis cerpen tersebut,setelah 4 jam lamanya barulah cerpen itu selesai dan aku simpan di blog miliku,kemudian aku mengirimkanya ke jejaring sosial milik bpak.Wahyudi El Panggabean dan meminta penilaianya tentang hasil karyaku.ketika kami masuk perkuliahan terakhir beliau sangat mengagetkanku,beliau memujiku karena keberanianku untuk mengirimkan hasil karya yang begitu sederhana di jejaring sosial milik beliau,aku kembali dipuji-puji beliau,dan kata-kata yang menegakan bulu roma ku adalah "Ketika kamu mengirimkan hasil karya kamu kepada saya dan karya itu bagus,maka kamu tidak pantas di anggap manusia,karena kamu adalah malaikat" kata-kata itu sangat membuatku merinding dan sangat memberi dampak yang kuat dalam diriku,karena beliau telah membuka mataku untuk melakukan sesuatu hal dengan cara sungguh-sungguh maka hasilnya pasti melebihi dari emas.
Sebenarnya aku tidak bisa menulis sedikitpun,namun karena motivasi yang bpk.Wahyudi El Panggabean berikan,aku sangat tertarik dalam dunia menulis,selain kepuasan yang tak ternilai dan tempat mencurahkan segala yang mengganggu pikiran menulis juga bisa memberikan arti yang tersendiri dalam hidupku walaupun aku belum begitu mahir dalam menulis.Aku akui beliau adalah dosen yang tidak suka sombong kepada mahasiswanya,ketika berbicara tentang masa lalu,beliau berani membuka segala kesalahan-kesalahan yang beliau lakukan,dan beliau juga selalu memberikan motivasi yang sangat berharga bagi mahasiswanya,kesederhanaan beliau lah yang membuatku kagum dan sangat mengidolakanya.Belajar menulis dengan beliau sangat lah menyenangkan karena beliau sangat sering sekali memberikan gurauan-gurauan yang tidak membuat suasana menjadi mati.Tak sedikit mahasiswa yang menyukai cara beliau mengajar dan tak sedikit pula yang memuji-muji beliau dari belakang.Inilah sebenarnya dosen yang diharapkan oleh semua mahasiswa,dosen yang mendidik dengan kasih sayang dan tidak sombong,sempat terfikir olehku jika semua dosen seperti beliau,maka mungkin tak ada lagi mahasiswa yang bodoh di dunia ini.
Akhir kata ku adalah
Aku sangat berterima kasih kepada bpk.Wahyudi El Panggabean.Bapak telah menerangkan semua kegelapan dalam hidup saya,bagi saya bapak bukan hanya seorang dosen,namun saya sudah menganggap bapak sebagai orang tua saya sendiri.Saya salut dengan kepribadian bapak,mungkin tuhan mengirimkan bapak untuk membuka mata saya,sampai saat ini saya masih berharap hubungan silaturahmi saya dengan bapak akan tetap berjalan sehingga bapak bisa menjadi suatu petunjuk arah bagi perjalanan panjang yang akan saya lalui.
terimakasih kepada bpk.Wahyudi El Panggabean.sukses buat bapak,semoga makin dimudahkan rezeki,makin dijauhkan dari penyakit dan mara bahaya,dan sejahtera dunia akhirat.
Di pertemuan berikutnya bpk.Wahyudi El Panggabean menyampaikan materi tentang menulis reportase,terlihat semua mahasiswa hadir di kelas,beliau menyampaikan materi dengan penuh kasih sayang dan sesekali menyapa dengan gurauan jika beliau melihat mahasiswa yang tidak memperhatikan,sehingga terjalin suatu keakraban antara beliau dan mahasiswa.Disetiap penyampaian materinya beliau sama sekali tidak pernah duduk,dan yang lebih mengherankan lagi beliau tidak pernah kelihatan letih karena telah menyampaikan materi dengan cara berdiri dan berjalan.Tentu saja hal ini menjadi nilai positif bagi kami,kerena kami akan lebih jelas mendengarkan suara beliau dan kamipun bisa mencontoh cara beliau mengajar jika kami telah menjadi guru nanti.setelah materi selesai disampaikan,beliau memberikan kami tugas untuk mewawancara berbagai kalangan profesi,dan membentuk kelompok sekitar 5 orang satu kelompok,ketika itu kelompoku mendapat tugas mewawancara pengamen.Aku sangat terpacu saat itu,tentu saja untuk mendapatkan nilai yang lebih baik dari kelompok-kelompok lain.Jujur Aku adalah tipe orang yang sangat malas dalam mengerjakan tugas seperti itu apa lagi mewawancara pengamen dan mengmbil foto denganya sebagai bukti.namun ketika itu rasa malasku ini tiba-tiba berubah menjadi keinginan yang sangat tinggi,sehingga aku berusaha mewawancara pengamen tersebut dan meinjam kamera kesana-kemari demi nilai yang baik.Setelah aku menyelesaikan tugas begitupun teman satu kelompok ku,aku segera mengumpulkanya.Aku bangga karena aku telah berhasil menyelesaikan tugas ini,berarti ada suatu perubahn dalam hidupku,namun semua ini berkat motivasi yang selalu disampaikan bpk.Wahyudi El Panggabean.
beliau telah merubah kebiasaan malasku menjadi pribadi yang bertangung jawab dengan apa yang telah disepakati,tentu saja ini adalah sebuah modal bagi ku untuk menjadi guru nanti.
Di akhir pertemuan kuliah kami,kami kembali mendapat tugas membuat blog,dan menulis di blog tersebut,bpk.Wahyudi El Panggabean memberikan saran mulailah belajar menulis di blog tersebut,dan ungkapkanlah dengan panggilan hati dan jujur,ketika itu ambisiku kembali terpancing,aku berusaha membuat sebuah cerpen yang sederhana,aku menulis diwarnet karena aku tidak memiliki laptop ataupun komputer,namun karena keinginanku ini walaupun aku menyewa warnet tapi aku harus tetap bisa bekarya,pada saat itu aku mulai menulis cerpen tersebut,setelah 4 jam lamanya barulah cerpen itu selesai dan aku simpan di blog miliku,kemudian aku mengirimkanya ke jejaring sosial milik bpak.Wahyudi El Panggabean dan meminta penilaianya tentang hasil karyaku.ketika kami masuk perkuliahan terakhir beliau sangat mengagetkanku,beliau memujiku karena keberanianku untuk mengirimkan hasil karya yang begitu sederhana di jejaring sosial milik beliau,aku kembali dipuji-puji beliau,dan kata-kata yang menegakan bulu roma ku adalah "Ketika kamu mengirimkan hasil karya kamu kepada saya dan karya itu bagus,maka kamu tidak pantas di anggap manusia,karena kamu adalah malaikat" kata-kata itu sangat membuatku merinding dan sangat memberi dampak yang kuat dalam diriku,karena beliau telah membuka mataku untuk melakukan sesuatu hal dengan cara sungguh-sungguh maka hasilnya pasti melebihi dari emas.
Sebenarnya aku tidak bisa menulis sedikitpun,namun karena motivasi yang bpk.Wahyudi El Panggabean berikan,aku sangat tertarik dalam dunia menulis,selain kepuasan yang tak ternilai dan tempat mencurahkan segala yang mengganggu pikiran menulis juga bisa memberikan arti yang tersendiri dalam hidupku walaupun aku belum begitu mahir dalam menulis.Aku akui beliau adalah dosen yang tidak suka sombong kepada mahasiswanya,ketika berbicara tentang masa lalu,beliau berani membuka segala kesalahan-kesalahan yang beliau lakukan,dan beliau juga selalu memberikan motivasi yang sangat berharga bagi mahasiswanya,kesederhanaan beliau lah yang membuatku kagum dan sangat mengidolakanya.Belajar menulis dengan beliau sangat lah menyenangkan karena beliau sangat sering sekali memberikan gurauan-gurauan yang tidak membuat suasana menjadi mati.Tak sedikit mahasiswa yang menyukai cara beliau mengajar dan tak sedikit pula yang memuji-muji beliau dari belakang.Inilah sebenarnya dosen yang diharapkan oleh semua mahasiswa,dosen yang mendidik dengan kasih sayang dan tidak sombong,sempat terfikir olehku jika semua dosen seperti beliau,maka mungkin tak ada lagi mahasiswa yang bodoh di dunia ini.
Akhir kata ku adalah
Aku sangat berterima kasih kepada bpk.Wahyudi El Panggabean.Bapak telah menerangkan semua kegelapan dalam hidup saya,bagi saya bapak bukan hanya seorang dosen,namun saya sudah menganggap bapak sebagai orang tua saya sendiri.Saya salut dengan kepribadian bapak,mungkin tuhan mengirimkan bapak untuk membuka mata saya,sampai saat ini saya masih berharap hubungan silaturahmi saya dengan bapak akan tetap berjalan sehingga bapak bisa menjadi suatu petunjuk arah bagi perjalanan panjang yang akan saya lalui.
terimakasih kepada bpk.Wahyudi El Panggabean.sukses buat bapak,semoga makin dimudahkan rezeki,makin dijauhkan dari penyakit dan mara bahaya,dan sejahtera dunia akhirat.
