Doni adalah seorang anak yang berprestasi ,baik dan soleh,ayahnya adalah seorang pimpinan sebuah perusahaan sedangkan ibunya telah meninggal semenjak dia masih kecil,dia memiliki keorang kakak laki-laki yang bernama Yuda,sifatnya sangat berbeda sekali dengan Doni.Mereka,dan mereka berdua sekolah di SMA yang sama yaitu SMA sukamaju,Yuda duduk di kelas II dan doni kelas I.setiap pergi sekolah biasanya Doni ikut bersama kakaknya naik mobil,sebenarnya jika ia minta mobil dengan ayahnya,ayahnya pasti membelikan,tapi karna kerendahan hatinya dia tidak pernah minta apa-apa dengan ayahnya,kecuali ada keperluan sekolah yang benar-benr penting.
bangun nak Doni,nak Yuda,bik Narsih (pembantu) membangunkan kedua anak pengusaha itu untuk segera bersiap-siap berangkat ke sekolah.Seperti biasa Doni menumpang di mobil Yuda,setiap Doni menumpang Yuda pasti selalu merasa terganggu dan tidak hal yang menghernkan kalau Doni selalu tersik sa karna di kerjin Yuda,bahkan Yuda pernh meninggalkan Doni di tengah jalan,hingga Doni berjalan ke sekolah dan terlmbat.
Di sekolah Yuda sangat ditakuti oleh semua temanya,karna selain dia anak yang nakal,dia juga seorang anak dari pengusaha yang disegani.Disis lain Doni sangat lah disenangi siapapun,baik guru,teman-temanya dan penjaga sekolah sekalipun,mungkin karena kerendahan hatinya dan sosialisasinya yang bagus.Dan hal tersebut terus berjalan hingga mereka tamat dari SMA sukamaju.
Nak.....ayah ingin bicara dengn kalian berdua"ayah mereka berkata,sambil minum kopi dan memegang koran"
ada apa yah?"mereka menjawab",sekarang kalian sudah tamat SMA,selama ini ayah selalu mengikuti keiinginan kalian,sekarang ayah ingin kalian mengikuti keinginan ayah.Ayah tidak ingin kalian kuliah,ayah akan mengankat kalian menjadi direktur utama perusahaan kita,karna ayah ingin kalian lah yang melanjutkan semuanya.sekarang kalau kalian setuju ayah akan berikan apapun yang kalian inginkan.
tentu saja kami setuju yah "kata Yuada sambil membayangkan keinginan yang akan di pintanya"
lalu bagai mana dengan kamu Doni "ayah bertanya" Doni hanya diam,krena ia sangat ingin sekali kuliah seperti teman-temanya.Donii........ayah bicara sama kamu "ayahnya membentak",iya-iya yah "doni menjawab ketakutan".Keesokan harinya Doni mendekti ayahnya yang sedang membaca korang di teras rumah,
yaaah....Doni ingin bicara,
ya,,,kamu mu bicara apa??"akata ayah"
Sebenarnya Doni tidak setuju dengan permintaan ayah kemaren,karena Doni ingin kulih yah,doni ingin menggapai cita-cita doni dengan usaha Doni sendiri,bukan dari orang lain."Doni menjelaskan ke ayahnya"
Apaaa......."dengan ayahnya berdiri dengan arogan,jadi kamu menganggap ayah sebagai orang lain ya.
pap tidak setuju,pokoknya kamu harus ikuti keinginan papa atau pergi dri rumah ini "ayahnya semakin marah dan mengusir Doni"
karena hati doni sangat kuat untuk kuliah,akhirnya dia pergi dari rumah tampa pikir panjang.
Aku harus bisa cari uang dan kuliah "sambil berjalan tnpa tujuan"
kemudian dia pergi ke sana-kesini mencari lowongan kerja,namun dia tidak mendapatkan pekerjaan,sehingga dia bertemu dengan temanya semasa dia SMA,dan sempat terjadi cerita yang sangat lama di antara mereka berdua,dan akhirnya Doni tinggal sementara di rumah temanya,sampai dia mendapatkan pekerjaan sebagai pelayan cafe.selain itu dia juga mengumpulkan botol-botol bekas untuk di jual.Dari penghasilanya dia kuliah,dan sangat mencengangkan lagi dia mendapat beasiswa dn tidak membayar uang kuliah sepersenpun.
pagi hingga sing dia kuliah,dan di perjalanan ke kampuspun dia sempat mengumpulkan botol-botol bekas dan memasukanya ke dalam plastik,dia menaruh botol tersebut di belakang kampus dan mengambilnya kembali setelah pulang dari kampus.Begitulah kehidupan keras yng dia alami sepergi dari rumahnya.
Ketika Doni wisuda dia mendpat predikat nilai tertinggi dari yang lain,dan ia pun ditarik untuk menjadi direktur di sebuah perusahaan yang ternama.dia sangat senang dan pergi ke sebuah panti jompo,rencananya dia akan menjanjikan memberikan sumbangan 70% dari gaji pertamanya.disana dia bicara lansung dengan pengurus panti jompo dan melihat lansung situasi panti.
Doni pun bicara dengan seorang ibu-ibu tua yang menurutnya ibu-ibu tua itu pernah ada di dalam mimipinya.
ketika doni mendekati ibu tua itu dan mengajaknya berbicara,setelah mereka panjang lebar bicara,tiba-tiba ibu tua itu menceritakan pengalaman pahitnya."dengan mengeluarkan air mata ibu tua itu bercerita"Dulu ibu adalah seorang pelacur,ibu juga pempunyai seorang pacar,pacar ibu adalah seorang pengusaha yang sukses dan dia seorang duda beranak satu.ketika itu ibu dibimbingnya hingga ibu berhenti dari pekerjaan yang hina itu,dan ibu pun di nikahi pria itu."sambil terisak-isak menangis"setelah ibu mengandung dan kemudian melahirkan seorang bayi laki-laki,entah kenapa tiba-tiba saja dia menceraikan ibu dan memfitnah ibu berselingkuh.Dan ibu hanya bisa menangis dan ibu kira ibu tidak akan bisa memenuhi kebutuhan aanak ibu,ibu menyerahkan denganya.
sejak itulah ibu tinggal dengan adik ipar ibu,mungin karena mereka terganggu dengan adanya ibu di sana,mereke menitipkan ibu di panti jompo ini,dan mereka tak pernah menjenguk ibu sampai sekrang."ibu menceritakn kisahnya sambil menangis"kemudian Doni memeluk ibu tersebut seperti dia memeluk ibunya sendiri.
"ibu saya pamit dulu ya?bulan depan saya akan kesini lagi bu,karena saya sudah berjanji dengan panti ini untuk memberikan sumbangan".
Lalu doni pergi dan keesokan harinya dia mulai bekerja,namun Doni sekali-kali tak lupa singgah ke panti jompo uantuk melihat keadaan ibu-ibu tua yang pernah di jumpainya.karena dia merasa sangat prihatim dengan ibu tersebut.
setelah doni menerima gaji,doni lansung saja ke panti jompo dan menepati janjinya,setelah itu dia kembali melihat ibu-ibu tersebut dan membawakan beberapa makanan untuknya.
setelah terjadi percakapan."ibu yang sabar ya,saya janji saya akan selalu menjenguk ibu,karna saya tidak pernah merasakan punya ibu,ibu saya meninggal sejak saya dilahirkan,dan ayah mengusir saya dari rumah"doni bercerita dengan mata yang berkaca-kaca."kamu boleh menganggap ibu sebagai ibu kamu sendiri nak "kata ibu" dan kemudian mereka berpelukan.
"ohh ya bu"(doni bertanya tentang semua identitas mantan suami ibu tersebut) lalu ibu itu menceritakan dengan panjang lebar.Alangkah terkejutnya Doni saat itu karena apa yang diceritakan ibunya,mirip sekali dengan identitas ayahnya,kemudian doni pergi menemui ayahnya dan meminta penjelasan ayahnya.
setelah dia sampai di rumah ayahnya dan menjumpainya,ia lansung saja bertanya.
awalnya ayahnya hanya tertawa dan tidak mau memberi tau,namun karena Doni memaksa sambil berlutut,ayahnya kemudian menceritakan kepada Doni tenteng apa sebenarbya yang terjadi.setelah itu Doni tak bisa menahan air mata karna dia baru tahu bahwa dia adalah anak dari ibu-ibu tua tersebut,dan dia pun marah besar kepada ayahnya,lalu pergi ke panti jompo dan menceritakan semua kepada ibunya,dan suasana pada saat itu sangat lah mengharukan.Akhirnya Doni pergi membawa pulang ibunya dan dan tinggal dirumah yang telah dibeli Doni dari hasil usahanya.
setahun kemudian doni mendapat kabar bahwa ayahnya meninggal karena serangan jantung,krena perusahaan yang dipimpin Yuda bangkrut dan Yuda pun di tahan karena dia terlibat korupsi.
bangun nak Doni,nak Yuda,bik Narsih (pembantu) membangunkan kedua anak pengusaha itu untuk segera bersiap-siap berangkat ke sekolah.Seperti biasa Doni menumpang di mobil Yuda,setiap Doni menumpang Yuda pasti selalu merasa terganggu dan tidak hal yang menghernkan kalau Doni selalu tersik sa karna di kerjin Yuda,bahkan Yuda pernh meninggalkan Doni di tengah jalan,hingga Doni berjalan ke sekolah dan terlmbat.
Di sekolah Yuda sangat ditakuti oleh semua temanya,karna selain dia anak yang nakal,dia juga seorang anak dari pengusaha yang disegani.Disis lain Doni sangat lah disenangi siapapun,baik guru,teman-temanya dan penjaga sekolah sekalipun,mungkin karena kerendahan hatinya dan sosialisasinya yang bagus.Dan hal tersebut terus berjalan hingga mereka tamat dari SMA sukamaju.
Nak.....ayah ingin bicara dengn kalian berdua"ayah mereka berkata,sambil minum kopi dan memegang koran"
ada apa yah?"mereka menjawab",sekarang kalian sudah tamat SMA,selama ini ayah selalu mengikuti keiinginan kalian,sekarang ayah ingin kalian mengikuti keinginan ayah.Ayah tidak ingin kalian kuliah,ayah akan mengankat kalian menjadi direktur utama perusahaan kita,karna ayah ingin kalian lah yang melanjutkan semuanya.sekarang kalau kalian setuju ayah akan berikan apapun yang kalian inginkan.
tentu saja kami setuju yah "kata Yuada sambil membayangkan keinginan yang akan di pintanya"
lalu bagai mana dengan kamu Doni "ayah bertanya" Doni hanya diam,krena ia sangat ingin sekali kuliah seperti teman-temanya.Donii........ayah bicara sama kamu "ayahnya membentak",iya-iya yah "doni menjawab ketakutan".Keesokan harinya Doni mendekti ayahnya yang sedang membaca korang di teras rumah,
yaaah....Doni ingin bicara,
ya,,,kamu mu bicara apa??"akata ayah"
Sebenarnya Doni tidak setuju dengan permintaan ayah kemaren,karena Doni ingin kulih yah,doni ingin menggapai cita-cita doni dengan usaha Doni sendiri,bukan dari orang lain."Doni menjelaskan ke ayahnya"
Apaaa......."dengan ayahnya berdiri dengan arogan,jadi kamu menganggap ayah sebagai orang lain ya.
pap tidak setuju,pokoknya kamu harus ikuti keinginan papa atau pergi dri rumah ini "ayahnya semakin marah dan mengusir Doni"
karena hati doni sangat kuat untuk kuliah,akhirnya dia pergi dari rumah tampa pikir panjang.
Aku harus bisa cari uang dan kuliah "sambil berjalan tnpa tujuan"
kemudian dia pergi ke sana-kesini mencari lowongan kerja,namun dia tidak mendapatkan pekerjaan,sehingga dia bertemu dengan temanya semasa dia SMA,dan sempat terjadi cerita yang sangat lama di antara mereka berdua,dan akhirnya Doni tinggal sementara di rumah temanya,sampai dia mendapatkan pekerjaan sebagai pelayan cafe.selain itu dia juga mengumpulkan botol-botol bekas untuk di jual.Dari penghasilanya dia kuliah,dan sangat mencengangkan lagi dia mendapat beasiswa dn tidak membayar uang kuliah sepersenpun.
pagi hingga sing dia kuliah,dan di perjalanan ke kampuspun dia sempat mengumpulkan botol-botol bekas dan memasukanya ke dalam plastik,dia menaruh botol tersebut di belakang kampus dan mengambilnya kembali setelah pulang dari kampus.Begitulah kehidupan keras yng dia alami sepergi dari rumahnya.
Ketika Doni wisuda dia mendpat predikat nilai tertinggi dari yang lain,dan ia pun ditarik untuk menjadi direktur di sebuah perusahaan yang ternama.dia sangat senang dan pergi ke sebuah panti jompo,rencananya dia akan menjanjikan memberikan sumbangan 70% dari gaji pertamanya.disana dia bicara lansung dengan pengurus panti jompo dan melihat lansung situasi panti.
Doni pun bicara dengan seorang ibu-ibu tua yang menurutnya ibu-ibu tua itu pernah ada di dalam mimipinya.
ketika doni mendekati ibu tua itu dan mengajaknya berbicara,setelah mereka panjang lebar bicara,tiba-tiba ibu tua itu menceritakan pengalaman pahitnya."dengan mengeluarkan air mata ibu tua itu bercerita"Dulu ibu adalah seorang pelacur,ibu juga pempunyai seorang pacar,pacar ibu adalah seorang pengusaha yang sukses dan dia seorang duda beranak satu.ketika itu ibu dibimbingnya hingga ibu berhenti dari pekerjaan yang hina itu,dan ibu pun di nikahi pria itu."sambil terisak-isak menangis"setelah ibu mengandung dan kemudian melahirkan seorang bayi laki-laki,entah kenapa tiba-tiba saja dia menceraikan ibu dan memfitnah ibu berselingkuh.Dan ibu hanya bisa menangis dan ibu kira ibu tidak akan bisa memenuhi kebutuhan aanak ibu,ibu menyerahkan denganya.
sejak itulah ibu tinggal dengan adik ipar ibu,mungin karena mereka terganggu dengan adanya ibu di sana,mereke menitipkan ibu di panti jompo ini,dan mereka tak pernah menjenguk ibu sampai sekrang."ibu menceritakn kisahnya sambil menangis"kemudian Doni memeluk ibu tersebut seperti dia memeluk ibunya sendiri.
"ibu saya pamit dulu ya?bulan depan saya akan kesini lagi bu,karena saya sudah berjanji dengan panti ini untuk memberikan sumbangan".
Lalu doni pergi dan keesokan harinya dia mulai bekerja,namun Doni sekali-kali tak lupa singgah ke panti jompo uantuk melihat keadaan ibu-ibu tua yang pernah di jumpainya.karena dia merasa sangat prihatim dengan ibu tersebut.
setelah doni menerima gaji,doni lansung saja ke panti jompo dan menepati janjinya,setelah itu dia kembali melihat ibu-ibu tersebut dan membawakan beberapa makanan untuknya.
setelah terjadi percakapan."ibu yang sabar ya,saya janji saya akan selalu menjenguk ibu,karna saya tidak pernah merasakan punya ibu,ibu saya meninggal sejak saya dilahirkan,dan ayah mengusir saya dari rumah"doni bercerita dengan mata yang berkaca-kaca."kamu boleh menganggap ibu sebagai ibu kamu sendiri nak "kata ibu" dan kemudian mereka berpelukan.
"ohh ya bu"(doni bertanya tentang semua identitas mantan suami ibu tersebut) lalu ibu itu menceritakan dengan panjang lebar.Alangkah terkejutnya Doni saat itu karena apa yang diceritakan ibunya,mirip sekali dengan identitas ayahnya,kemudian doni pergi menemui ayahnya dan meminta penjelasan ayahnya.
setelah dia sampai di rumah ayahnya dan menjumpainya,ia lansung saja bertanya.
awalnya ayahnya hanya tertawa dan tidak mau memberi tau,namun karena Doni memaksa sambil berlutut,ayahnya kemudian menceritakan kepada Doni tenteng apa sebenarbya yang terjadi.setelah itu Doni tak bisa menahan air mata karna dia baru tahu bahwa dia adalah anak dari ibu-ibu tua tersebut,dan dia pun marah besar kepada ayahnya,lalu pergi ke panti jompo dan menceritakan semua kepada ibunya,dan suasana pada saat itu sangat lah mengharukan.Akhirnya Doni pergi membawa pulang ibunya dan dan tinggal dirumah yang telah dibeli Doni dari hasil usahanya.
setahun kemudian doni mendapat kabar bahwa ayahnya meninggal karena serangan jantung,krena perusahaan yang dipimpin Yuda bangkrut dan Yuda pun di tahan karena dia terlibat korupsi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar